
Di tengah bayang-bayang pelaksanaan UU Pornografi apakah kreativitas insan film jadi terbelenggu karenanya? Agaknya tidak selalu demikian. Niscaya selalu ada jalan untuk mengakalinya namun tetap tidak mengganggu alur cerita.
Perkara senada juga tampak dalam film Saus Kacang, sebuah debut dari sutradara Indrayanto Kurniawan untuk Summer Films.Usai pemutaran film tersebut untuk wartawan hari Selasa (23/12) di Cilandak Town Square, sempat terdengar protes seorang nyamuk pers lantaran tidak menampilkan adegan seks sebagai bumbu.
Kontan saja hal itu dibantah mereka yang terlibat dalam pembuatan film ini. Salah satunya adalah penulis skenario Lintang Pramudya Wardani. ”Siapa bilang?” cetusnya kalem.
Lintang menyebutkan salah satu adegan yang disebutnya sebagai adegan 17 tahun ke atas. ”Ada kok, saat Dewi sedang mengulek kacang,” tuturnya lagi. Ekspresi wajah Bunga Citra Lestari yang merem melek di sana usai membuat saus kacang itu disebutnya sebagai pertanda kepuasan.
Konon proses pembuatan saus kacang itu, tambah perempuan yang beken di dunia sinetron ini, sesungguhnya mengandung filosofi tertentu. Adegan dengan ekspresi merem melek di atas menjadi salah satunya. ”Tapi tidak seberat yang diduga kan,” lanjutnya lagi.
”Lagipula inikan film pertama kami, kami takut dianggap sok tahu kalau sampai ceritanya berat banget,” tambah Lintang lagi.
Jadwal EMPIRE XXI




0 komentar:
Poskan Komentar